![]() |
| Img source: amci.net.au |
Apa sih Ghibli itu?
Ghibli itu studio film animasi terbesar di Jepang yang sudah dikenal di seluruh
dunia. Seluruh karyanya masih dibuat dengan tangan atau manual hingga sekarang
ini. Ghibli juga berdedikasi tinggi atas semua karyanya. Selain ‘perfection of
details oriented’, karakter movie Ghibli sendiri dibuat dengan unik dan berbeda
dengan animasi lain. Setiap movie ada yang memiliki art berbeda sehingga
penonton tidak akan bosan melihatnya. Ditambah lagi untuk ukuran mengambil
cerita khas anak-anak, movie Ghibli memiliki banyak sekali nilai moral dan
amanat. Begitu juga latar cerita yang kuat dan kesan yang selalu membekas.
Membuat movie-movie Ghibli terus-terusan diingat oleh penontonnya.
Nah, buat kalian yang
ingin mengenal lebih dalam soal Ghibli, aku punya 11 movie Ghibli yang wajib
kalian tonton. Aku bagi menjadi dua part ya karena aku me-review-nya kepanjangan hehe. Apa aja tuh~? Cekidooottt.
1. Tenkuu no Shiro Laputa (Castle in the Sky)
Bermula saat seorang gadis
diincar oleh sekelompok pria berjas dan berkacamata serta para pembajak karena
memiliki kalung yang memiliki kristal berharga. Saat dalam upaya melarikan diri
dari kedua pihak tersebut, gadis itu terjatuh dari balon udara pada ketinggian
yang luar biasa. Ia diselamatkan oleh seorang anak laki-laki yang bekerja di
pertambangan batu mulia bernama Pazu. Pazu melihatnya saat kalung itu membuat
tubuh gadis itu bercahaya dan membawanya turun perlahan-lahan menuju daratan.
Setelah Pazu
menyelesaikan urusannya di lokasi kerjanya, ia membawa gadis itu ke tempat
tinggalnya sampai kesadarannya pulih kembali. Ketika pagi tiba, gadis itu
terbangun oleh lantunan terompet Pazu di atas atap. Gadis itu bernama Sheeta. Pazu
mengungkapkan betapa terkesannya ia saat melihat Sheeta mendarat perlahan-lahan
dari langit seperti seorang malaikat berkat kalung yang dikenakan Sheeta.
Kemudian ia menunjukkan kepada Sheeta bagaimana kalung itu bekerja. Namun, ia
justru terjatuh menghantam atap lantai dasar dan membuat lubang yang cukup
besar. Melalui lubang itu, Sheeta turun untuk memastikan keadaan Pazu. Di
ruangan itulah Sheeta terpaku melihat sebuah foto Laputa, sebuah istana di atas
langit yang konon hanya sekedar mitos belaka. Pada gambar tersebut istana itu
seolah-olah tertelan oleh kabut tebal seperti awan. Kemudian Pazu bercerita
kalau ayahnya lah yang memotret gambar itu. Sayangnya tidak ada yang memercayai
jika ayahnya telah melihat Laputa dengan mata kepalanya sendiri. Sampai
meninggal, beliau tetap dijuluki si pembohong.
Memastikan bahwa
ayahnya tidak berbohong, Pazu ingin mencari Laputa dengan pesawat buatannya. Di
tengah pembicaraan itu, melalui jendela mereka melihat para pembajak sedang
mengitari desa mencari Sheeta. Di sana lah mulai terjadi aksi kejar-kejaran
serta petualangan Sheeta dan Pazu menuju Laputa.
2. Hotaru no Haka (Grave of Fireflies)
Film paling menyayat
hati dan masuk 10 besar kategori film ‘mengerikan’ versi Jepang. Grave of
Fireflies menempati posisi nomor satu. Bagaimana tidak. Dari awal cerita sudah
memunculkan feeling sedihnya. Aku pertama kali suka Ghibli karena film ini.
Selain ceritanya anti-mainstream, kemistri ceritanya dapat, dan pasti grafis
yang memanjakan mata. Unbelieveable deh buat film tahun 1900-an dengan kualitas
grafis yang seluar biasa itu.
Dari kata ‘grave’ sudah
bisa ditebak gambaran film ini feeling-nya seperti apa. Latar waktu kisah ini
adalah kejadian saat perang dunia kedua di Jepang. Ditokohkan oleh seorang
laki-laki menginjak remaja (Seita) yang memiliki seorang adik yang masih
balita. Pada awal cerita, Seita beserta adik dan ibunya sedang bergegas
mengangkat kaki dari rumah untuk mengindari serangan udara tentara Amerika.
Namun sayangnya sang ibu meninggal terkena serangan bom dalam upaya melarikan
diri tersebut. Seita tidak ingin adiknya tahu mengenai hal ini. Maka, mereka
berencana untuk tinggal bersama bibinya dan menunggu sang ayah yang sedang
menjalankan tugas di Angkatan Laut.
Sudah lama mereka
tinggal bersama bibinya namun kabar dari sang ayah tak kunjung datang.
Kemungkinan besar ayahnya telah gugur dalam tugasnya. Semakin lama bibinya
menganggap mereka sebagai parasit. Akhirnya mereka memutuskan untuk
meninggalkan kediaman bibinya dan tinggal di sebuah goa. Di sini lah awal dari
perjuangan hidup mereka. Mula-mula mereka masih memiliki cukup banyak makanan.
Tak ada orang dewasa yang merawat mereka. Hingga akhirnya karena hidup di lingkungan
yang tidak sehat, adik perempuan (Setsuko) mulai menderita sakit gatal-gatal
dan kekurangan gizi. Hidup mereka pun lebih menderita lagi setelah itu yang
membuat emosi terkuras dan meninggalkan bekas mendalam untuk para penontonnya.
Kalau mau kenalan sama film-film Ghibli, aku recommend banget nonton yang ini
dulu!
3. Tonari no Totoro (My Neighbor’s Totoro)
Yang satu ini kawaii
abis! Maka jangan heran jika Totoro menjadi icon-nya Ghibli. Totoro merupakan
makhluk penjaga hutan yang tinggal di pohon raksasa. Kisah ini menceritakan
tentang persahabatan kakak adik (Satsuki dan Mei) dengan para penghuni hutan.
Bermula saat Satsuki dan Mei pindah ke rumah yang kesannya angker bagi mereka
dikarenakan ibunya yang sedang sakit. Karena sudah lama tidak ada yang
menempati, rumah tersebut sering dihinggapi oleh makkuro kurosuke dan makhluk
aneh lain.
Ketika Mei sedang
bermain-main di lahan samping rumahnya, ketika itu ia melihat seekor kelinci
yang bentuknya aneh dan suka menghilang. Mei mengikutinya masuk ke hutan dan
akhirnya bertemu dengan versi raksasa dari kelinci yang ia ikuti. Kelinci yang
ukurannya kebesaran itu sedang tertidur di dalam pohon raksasa yang bisa
dilihat dari halaman rumahnya. Kelinci gendut ini dialah Totoro. Melihat Totoro
tidur dengan pulas, Mei yang merasa lelah sontak ikut tertidur. Saat bangun,
Mei ditemukan oleh Satsuki (kakaknya) dan ayahnya di dalam semak-semak tempat
awal Mei mengikuti sang kelinci.
Tak disangka-sangka,
Satsuki dan Mei bertemu dengan Totoro untuk kedua kalinya. Saat itu hari sedang
hujan. Mereka ingin menjemput ayahnya yang sedang berpergian menggunakan
payung. Sudah lama mereka menunggu di halte bus namun ayah mereka tak kunjung
menampakkan batang hidungnya. Hari mulai gelap, membuat hutan tempat
pemberhentian bus itu menjadi lebih menyeramkan. Di tengah keheningan, Totoro
tiba-tiba sudah berada di samping mereka dengan tatapan kosongnya. Kelihatan
sedang menunggu sesuatu di sana. Scene legend banget nih! Hahaha. Melihat
keganjilan itu, Satsuki memberi payung ayahnya kepada Totoro. Ia terlihat
senang mendapatkan payung dari Satsuki. Dari sanalah telah muncul benih
pertemanan dengan Totoro.
4. Majo no Takkyuubin (Kiki’s Delivery Service)
Agar penyihir-penyihir
cilik dapat menemukan kemampuan khususnya, para penyihir mempunyai tradisi yang
sudah temurun-temurun dijalankan. Jika penyihir sudah berumur 13 tahun, maka
penyihir itu harus meninggalkan rumah untuk melakukan latihan tahunan dan
mencari kotanya sendiri yang belum dihuni oleh penyihir lain dengan masa
pelatihan setidaknya selama satu tahun. Kiki sangat antusias dengan pelatihan
ini dengan membawa harapan supaya kelak ia akan menjadi seorang penyihir yang
mandiri. Saking semangatnya, rencana berangkat bulan depan ia jadikan malam itu
juga dengan alasan bulan purnama di malam itu dibarengi dengan cuaca yang
cerah. Ya, para penyihir cilik yang akan melakukan praktek harus berangkat pada
saat purnama.
Namun semuanya tidak
berjalan mulus. Ternyata prediksi cuaca pada malam itu tidak tepat. Selain
meneduh, Kiki memutuskan untuk bermalam di sebuah gerbong kereta. Saat
menjelang pagi, kereta itu membawanya ke sebuah kota yang besar. Ia bergegas
mengunjungi kota itu. Tidak ada penyihir yang tinggal di sana tetapi sayangnya
perlakuan yang tidak ramah dari para penduduk lah yang didapat olehnya pada
kesan pertama. Ia menjadi pesimis akan mendapat tempat tinggal. Saat memikirkan
rencana untuk pergi mencari kota lain, ia menyaksikan seorang penjual roti yang
berteriak memanggil wanita yang sedang membawa kereta bayi di seberang jembatan
bahwa dot bayi miliknya tertinggal di tokonya. Kiki menawarkan bantuan kepada
wanita penjual toko itu untuk mengantarkan dot itu. Karena usahanya itu, Osono,
si wanita penjual roti memberi Kiki sebuah tempat tinggal sebagai ucapan terima
kasih.
Di hari berikutnya,
Kiki memiliki ide yang cemerlang untuk memulai hidup barunya. Ia akan menjalankan
sebuah bisnis kurir di kota itu. Sepanjang menjalankan bisnis itu, Kiki lebih
mengenal kotanya. Ia mengalami banyak pengalaman, terutama saat mengenal
anak-anak sebayanya. Setelah jangkauan bisnisnya sudah meluas, Kiki mendapat
masalah besar. Tiba-tiba ia tidak dapat mengeluarkan sihirnya. Sihirnya telah
hilang. Apa penyebabnya?
5. Mimi wo Sumaseba (Whisper of the Heart)
Yang satu ini menurutku
sebenarnya ceritanya biasa dan dibumbui dengan cinta segitiga. Hanya saja
kisahnya mengajarkan kita bahwa jika memiliki impian, kita harus fokus kepada
impian itu. Kisahnya dimulai saat Shizuku menemukan nama Amasawa Seiji pada
kartu peminjaman pada setiap buku yang dipinjamnya dari perpustakaan. Suatu
hari ia mengunjungi perpustakaan sekolah untuk meminjam sebuah buku cerita,
pada halaman pertama menunjukkan stampel dan keterangan “sumbangan”. Nama
Amasawa Seiji tertera disana sebagai donatur buku tersebut. Selain membaca
buku, Shizuku juga gemar menulis lagu. Pada saat itu lagu yang ditulisnya itu
tertinggal di bangku dekat lapangan di sekolahnya. Saat ia kembali ke sekolah untuk
mengambilnya, seorang laki-laki sedang membacanya. Laki-laki itu mengejek hasil
karya ‘serampangan’ miliknya dan membuat ia jengkel.
Namun tak lama
berselang, Shizuku dipertemukan kembali oleh laki-laki tersebut. Keesokan
harinya saat melakukan perjalanan dengan kereta, ada seekor kucing gempal yang
duduk di sampingnya. Ia melihat perilaku kucing tersebut tidak seperti kucing
pada umumnya. Karna kucing itu turun di stasiun yang sama dengannya, ia pun
memutuskan untuk menguntitnya. Pada akhirnya kucing itu mengantarkannya sampai
ke sebuah toko barang antik. Saat terkagum-kagum dengan patung kucing Baron di
dalam toko tersebut, ia disapa oleh kakek pemilik toko dan beliau
memperlihatkan sebuah jam klasik yang pernah dipakai oleh istana. Namun saking
asyiknya mengagumi jam tersebut, Shizuku mulai sadar bahwa ia sudah terlambat
ke perpustakaan untuk mengantarkan bekal kepada ayahnya. Ia berlari
terpogoh-pogoh menuju kesana. Tetapi ia kelupaan akan kotak bekalnya dan cucu
dari kakek tersebut menyusul menggunakan sepeda untuk mengembalikan kotak
bekalnya yang tertinggal. Betapa terkejutnya Shizuku karna yang mengantarkan
barangnya tersebut adalah laki-laki yang mengejek karyanya waktu itu. Kucing
yang ia ikuti sampai ke toko itu ternyata adalah milik laki-laki itu.
Dua hari berikutnya
Shizuku mengunjungi toko itu lagi. Namun, ia menemukan toko itu dalam keadaan closed. Tak berapa lama, laki-laki itu
menemukan Shizuku di depan toko kakeknya saat hendak pulang. Kemudian dengan
canggung Shizuku menanyakan kabar sang kakek dan juga patung kucing Baron.
Karena saat ia mengintip melalui jendela pintu, ia menemukan patung itu sudah
tidak ada di tempatnya. Lalu laki-laki itu mempersilahkan Shizuku masuk ke
rumahnya. Di dalamnya Shizuku melihat banyak sekali biola yang baru setengah
dibuat. Laki-laki itu bercerita kalau dirinya suka sekali membuat biola dan
memiliki impian untuk belajar membuat biola di Italia. Tetapi syaratnya ia
harus melakukan pelatihan di sebuah lokarya di Italia selama dua bulan.
Selama pertemanan mereka,
benih-benih cinta mulai tumbuh di antara mereka. Sampai pada akhirnya hari itu
pun tiba. Merasa kehilangan, Shizuku bertekad untuk menemukan jati dirinya agar
tidak tertinggal jauh dengan laki-laki itu. Ia mulai menulis sebuah novel
selama laki-laki itu pergi dan sang kakek lah yang akan menjadi pembaca
pertamanya.
6. Neko no Ongaeshi (The Cat Return)
Buat para pecinta
makhluk paling innocent di muka bumi alias kucing film produksi Ghibli yang
satu ini wajib banget buat ditonton! Apa rasanya jika kamu bertemu dengan
kucing yang bisa berbicara? Senang sekaligus terkejut bukan? Dalam perjalanan
pulang setelah jam sekolah, Haru dan temannya yang sedang asyik bersenda gurau
tiba-tiba seekor kucing melewati mereka. Mereka melihat kucing itu dengan heran
karena ia membawa sebuah kotak yang diberi oleh pita. Saat kucing itu hendak
menyebrang, ia hampir tergilas truk yang sedang melaju. Lantas Haru segera
menyelamatkan kucing itu. Setelah menenangkan diri sebentar dari insiden
tersebut, Haru tersentak melihat pemandangan yang tidak bisa dipercaya. Kucing
itu dapat berdiri seperti manusia. Ia sedang membersihkan badannya seperti
seorang perempuan yang mengibas-kibaskan rok bagian depannya yang kotor. Lalu
ia berterima kasih kepada Haru dan langsung pergi.
Malamnya, sang Raja
Kucing mendatangi Haru untuk menuturkan sebuah pesan. Ternyata yang
diselamatkan oleh Haru saat itu adalah anak dari sang Raja, Pangeran Lune.
Sebagai ucapan terima kasih, sang raja akan menjanjikan sebuah kebahagiaan yang
tak terhingga. Tak sampai situ saja, Haru juga diundang untuk mengunjungi
Kerajaan Kucing. Bukan tanpa alasan melainkan untuk menjodohkannya dengan sang
Pangeran!
Itu dia enam dari 11 movie
Ghibli yang aku recommend. Part 2-nya menyusul yaa. Terima kasih sudah mampir
dan selamat menonton bagi yang belum menonton! ♥







Tidak ada komentar:
Posting Komentar